Selasa, 07 Oktober 2008

Ramadhan, Berkah untuk Siapa?

-041008-


Bulan ramadhan bisa jadi saat yang paling dinanti-nanti. Bukan... bukan karena saya berulang tahun untuk kedua kalinya di bulan ini. Bukan juga karena nama saya ada di setiap spanduk bertuliskan " Selamat datang bulan suci ramadhan" dan saya gr ada nama saya di situ (weksss). Tapi karena katanya bulan ini adalah bulan penuh berkah namun entah juga berkah apa dan untuk siapa. Yang jelas, dalam tulisan ini sih saya nggak akan menyinggung soal pahala dan dosa. I think we've got enough about them from our religion teacher, right? Karena hari ini sudah hari ke-3 lebaran dan nggak tahu kenapa saya hanya belum mendapatkan 'greget'nya. Yeah... dari tahun ke tahun saya masih nggak ngerti apa itu sebenarnya hari lebaran, kecuali makanan enak, salam tempel, dan iklan-iklan di tv yang bilang ini adalah hari kemenangan. Coba diperjelas lagi, menang atas apa? emangnya kita lagi perang gitu? hehehe...

Ibaratnya saya anak kecil yang nanya ke ibunya, apa sih lebaran itu? tanpa pernah dapat penjelasan yang 'real' . Seperti yang 'mereka' ajarakan pada saya, pada bulan ramadhan kita berpuasa dan ini berarti kita harus menahan nafsu selama sebulan penuh. Waktu kecil saya merasa 'tahu banget' apa itu puasa karena saya puasa sebulan penuh, ikut pesantren kilat, selalu tarawih di mesjid, rajin tadarus dan tentu saja mengisi agenda ramadhan dari sekolah. Seiring saya tumbuh kayanya saya mulai meragukan pengetahuan saya akan ramadhan itu sendiri. Semboyan 'menahan nafsu' mulai saya renungkan kembali karena semakin saya besar, saya makin melihat ketimpangan teori agama dengan prakteknya. Pertanyaan itu dimulai dengan melihat sajian yang lengkap dan melimpah di meja makan saat buka puasa. Apa bedanya hari biasa dengan hari saat berpuasa kalau kaya gitu caranya. Nafsu makan yang ditahan sendirian langsung dilampiaskan pada malam hari. Saya juga mulai heran liat orang yang jarang shalat tapi pas puasa shalatnya malah lebih rajin dari saya, mereka bilang karena pahala di bulan ramadhan dilipat gandakan. Belum lagi ketika saya berada di jalanan Jakarta sekitar pukul 4-6 sore,wuihhh... kalau ada yang ngadain sensus kendaraan bermotor di Jakarta, inilah saat yang tepat. Semua kendaraan tumplek blek di Jalanan sampai banyak ruas jalanan yang terkunci, rambu lalu lintas dengan mudah di langgar, memberikan jalan untuk kendaraan lain pun ogah. Alasannya sih simpel, mau buka puasa di rumah sama keluarga atau bersama kerabat di manapun. Gimana mau nahan nafsu kalau bersabar aja susah? Saya juga kembali bertanya-tanya tentang makna ramadhan saat berbagai Mall dan toko memberikan penawaran yang paling menarik, koleksi terbaru yang memikat untuk dipakai pada hari lebaran. Sampai-sampai, merk pakaian yang katanya impor bisa-bisanya punya koleksi baju koko, hihihi.... saya jadi merasa lucu sendiri. Yang paling aneh lagi ada Esia paket Ramadhan, HP yg pas buat ramadhan.hahhahaha....

Saya sih percaya aja kalau ada yang bilang bulan puasa tuh bulan yang penuh berkah untuk semua marketer yang jualan barang termasuk pedagang musiman. Bisa jadi bulan ramadhan tuh puncak profit mereka karena semua orang berlomba-lomba untuk membelanjakan uang THRnya (termasuk saya, hehehe). Soalnya mall di penuhi oleh orang-orang yang berbuka puasa di resrtoran atau food court dan beli baju baru di department store. Lain halnya dengan penjual sembako dan daging, mereka pasti hura-hura dengan keuntungannya atas hukum pasar. Semakin banyak permintaan, semakin mahal harganya. Bahkan katanya ayam kampunga aja bisa dijual dengan harga Rp 90rb sekilo!!! Ckckckck.... euphoria makanan bersantan dan berdaging di bulan ini tentu bikin para vegan bersedih. Pada bulan ini juga banyak orang yang berlomba-lomba untuk menjadi dermawan lewat cara bersedekah secara legal ( lewat badan zakat) atau memberikan uang pada gepeng (glndangan & pengemis) di jalanan. We might see clearly, Perda Pemda Jakarta yang melarang memberi uang pada gepeng di lampu merah, hanya omong kosong belaka. Dahsyatnya lagi, saya denger jumlah uang yang terkumpul lewat zakat di bulan Ramadhan itu bisa sampai puluhan triliun rupiah!!! Bahkan lebih besar dari anggaran pendidikan negara kita ! Yang harusnya udah bisa banget mengurangi kemisknan tapi dampaknya ternyata belum signifikan. Geli banget nggak tuh? Tapi ini semua hanya berlaku sesaat. Semua orang ingin berlaku bak nabi dan nasabah bank pahala di bulan ini. Yup... hanya di bulan ini?
Gimana dengan lebaran? Yang jelas Temasek dan pemodal asing pemilik saham di perusahaan telekomunkasi bergembira ria menyambut lebaran. Semua orang ngirim sms yang 'send to many' ke semua isi phone booknya, padahal belum tentu semuanya dia kenal dengan baik, ya nggak?

Anyway, i'm not trying to be sceptical today but i just saw things went so weird and irrational. Bulan ini tentunya hadir sebagai bulan pengingat. Bulan ini kita diingatkan akan rasa lapar yang selama ini dialami oleh kaum dhuafa, kita diingatkan untuk melihat sekitar kita dan merefleksikan 11 bulan ke belakang. Apa yang sudah kita lakukan pada lingkungan sekitar, teman kita, dan kita sendiri. Saya jadi inget kata rasul (saaahhh) makanlah saat lapar dan berhentilah saat kenyang, itulah cukup. Ada yang pernah bilang ke saya, mungkin di situlah seharusnya kita berada, pada suatu kondisi yang cukup, tidak kurang tidak lebih. Dia juga bilang, itulah tantangan kita, bertahan di level ini tanpa tergoda untuk melebihkan.


dedicated for Vienna traveller wannabe and those who are struggling to finish their thesis !!!

If it's mine, It'll always be mine



-290908-


Menurut gw, pepatah seperti "Kalo jodoh nggak kemana" itu benar adanya. Kenapa? karena beberapa waktu yang lalu gw mengalami kejadian yang cukup mengharukan (du ile... segitunya!). Emang sih... sebelumnya gw udah punya metode belanja sendiri. Jadi kalo gw naksir sesuatu (barang atau orang) nggak bakalan langsung gw beli atau gw kejar. Prinsip yang gw anut adalah pertimbangkan secara masak-masak atau kalau perlu ampe gosong, apakah itu barang emang bagus di lo. Enak dilihat belum tentu enak dipakai, sedap dipandang belum tentu sedap untuk dipacari.Hahhaha....

Oke langsung aja kali ya... daripada ntar keburu termehek-mehek kaya di trans TV. Kisah berawal dari kunjungan gw ke suatu mall yang paling happening di bilangan bunderan HI. That's why I hate yet love Mall, there are so many things which will call and seduce you and of course we're all love to be seduced. hahaha..... Seperti biasa gw pasti mengunjungi gerai-gerainya Mitra Adi Perkasa yang memonopoli license brand2 trendy dari luar. Zara atau Topshop nggak cukup britpop (kata si dimdim) dan menggoda gw sehubungan dengan harganya yang sama sekali nggak masuk akal apalagi kantong gw yang working class ini. Tapi pada akhirnya gw jatuh hati dengan Pull and Bear dan entah kenapa, gw selalu wondering kok koleksi Cowoknya lebih kheren daripada ceweknya. Alih-alih menemani si Dimdim mencoba sepatu incerannya, mata gw terpaku pada satu kaos yang menurut gw, Copy /(words)nya kheren dan romantis banget. Kaos biru dongker itu berkata gini :
"Come Home with Me, I Won't Have You Any Other Way" Saaahhh.... seandainya ada cowok yang nembak gw pake kata2 itu, tanpa pikir dua kali gw pasti terima! Asal jangan vokalisnya Kangen band ya.... (peace Man!)

Langsung gw sentuh dan coba-coba tuh kaos, apa daya kantong tipis gw cuma bisa meringis liat tag harganya yang mencantumkan angka Rp 189.900,- (penting banget kayanya 900nya!). Tapi kata-kata dan design kaosnya udah terlanjur menghipnotis gue alhasil gw pulang dengan pikiran kosong berangan-angan membeli tu kaos. Secepatnya! ya... ASAP!!! Beneran aja loh... ampe kebawa mimpi tuh kaos dan pastinya membuat gw gelisah hari demi hari (udh mulai lebay). Gw emang bertekad membeli baju ini jika uang sudah turun dari langit. hehhee... dari kerjaan kaliii...! Akhirnya, 2 minggu (kurang lebih) kemudian gw balik lagi ke Pull and Bear dengan bayangan kalo gw akan mencoba kaos kheren itu dan tentu saja membawa pulang (because I won't have it any other way but pay it!)

Setibanya di Pull and Bear, gw Shocked!!! Holy Moly Sorry! Gw nggak melihat kaos itu di gantungan ataupun di tumpukan kaos bertanda only Rp 150.000! gw kelilingi dan cermati setiap sudut toko dan sayangnya hasilnya Nihil! Hiks...hikss... Gw terkulai lemas dan hampir nahan nangis, bukannya gw hiperbol atau gimana. Tapi beneran deh, udah lama banget gw nggak se'pengen' ini sama barang. I'm definitely in love with that Romantic Tshirt!!! berpegang pada prinsip malu bertanya sesat di jalan, gw dan dimdim nanya ke mas-mas Pull and Bear yang terlihat britpop dan geeky itu. Dengan semangat gw menjelaskan ciri-ciri kaos impian itu dan dia dengan cepatnya menebak dengan benar! Nggak percuma dia keliatan sangat nerdy namun stylish (ya eeyaa lah...pake baju2nya pull and bear kan pasti?!), doi bilang barangnya masih ada dan tinggal 1!!! itupun ukurannya L. Gw tentu pantang menyerah danbilang gak papa, dicoba dulu aja. Bener aja loh... pas gw coba bajunya tuh emang kegedean tapi malah jadi kheren di gw! Nggak tau cuma sugesti doang apa emang gwnya udah kheren dari sananya (weksss) . Ukuran L biasanya bikin gw tenggelem, tapi L-nya kaos ini malah memberi sentuhan So 90's di badan gw. Setalah puas melenggak-lenggok di kaca fitting room, gw keluar dan langsung bayarin tuh baju dengan muka sumringah.
Gw nggak nyangka kalo jodoh gw adalah baju seharga 180 rebu!!! hehehhehe.... Tapi gw bener2 puas ama ni kaos! Dia berhak banget gw pajang di blog ini!!! So dearest, Come Home with Me.... I won't have you any other way..... Dan seminggu kemudian gw nemu tote bag yang pas banget di gw. pas di model, kualitas, ama kantong tentunya. Senangnya.....!!! Ya mudah-mudahan prinsip ini bisa berlaku dalam percintaan gw.hahhaha....

* Pasnya baju ini dipake sambil dengerin lagunya Mogwai yang Honey. " Honey, want you take me home tonight? Shine so bright... Shine so bright..."

Kamis, 11 September 2008

Remembering 90's














http://rapidshare.com/files/105817460/Spiritualized-Songs_in_A_E-2008.ra

There are pictures beside poems



No Distance Left to Run




Nothing Compare







Pukulan-pukulan
Pertama kali dipukul,
Auch!
Kedua kali dipukul,
Aduh Sakitt!
Ketiga kali dipukul,
Serius Sakit!
Keempat kali dipukul,
Kulitnya memerah
Kelima kali dipukul,
Tubuhnya membiru
Keenam kali dipukul,
Birunya Memar
Ketujuh kali dipukul,
Dia diam
Kedelapan kali dipukul,
Mati rasa
Kesembilan kali dipukul,
Sudah biasa
Puluhan kali dipukul,
Tidak melawan dan tidak akan ada perlawanan
Hanya pukulan
Tubuh tidak ada artinya
Hanya hatinya yang lebam
Dia berkata,
Ternyata,
Betapa sakitnya di dalam



Serpihan Kaca

Kaca itu pecah
Belingnya jatuh berkeping-keping
Enggan dipungut
Serpihan itu sudah melukai si pemecah
Jangan biarkan ia menyentuhnya lagi
Tapi tetap harus dipungut
Serpihan itu akan memakan banyak korban
Orang lain akan terluka
Biarkan si pemecah yang memungut
Dia sudah tahu rasanya terluka
Sudah kepalang basah
Tangannya pun berdarah-darah
Percuma saja
Serpihan tidak akan sepenuhnya bersih
Pasti tetap ada bekasnya
Walau serpihan lembut
Akan tetap terasa
Tidak adil
Kalau hanya si pemecah yang merasakan luka
Orang lain tidak akan tahu rasanya luka
Biarkan Saja



Kamis, 04 September 2008

Deep Blue Something



Enjoy sunset dari kapal nelayan



Ready for snorkling




One of lonely island




Air laut yang biru dan bening langsung bisa liat karang

pemandangan dari toilet wisma apung..hehehhehe

Rabu, 03 September 2008

In The Sun, In The Middle Of The Sea, In Karimun Jawa Island

-300808-


Akhirnya... takdir telah mengantarkan saya ke pulau Karimun Jawa. hehehe....Lebay amat kayanya. Tapi bener lho... gw emang udah berencana bertamasya ke sebuah pulau yang bermandikan matahari (island in the sun) dan terletak nun jauh di sana dari Jakarta (Fuckarta maybe?). Setelah menominasikan 2 kepulauan, yang pertama kepulauan Mentawai dan yang kedua Kepulauan Karimun Jawa, akhirnya gw jadi juga dateng ke salah satu dari pilihan itu. Ok... this is the moment that i'd like to share to everyone. Especially for those numbing mind person. Buat warga urban, melarikan diri dari rutinitas nyaris mustahil soalnya mereka udah enjoy banget di dalamnya. Buat capitalistic slave, libur kerja akan dianggap merugikan diri sendiri, karena kerja udah dianggap wajib hukumnya (kalah deh shalat) dan mungkin, istirahat itu sama dengan potong gaji. Kan semakin sering kerja semakin kaya (really?).

Ya sudah... mari lanjutkan ke perbincangan tentang Karimun Jawa (KJ). Selain menjadi nama pulau, KJ juga dipake untuk nama kepulauannya. Katanya sih ada 27 pulau di sini (but i'm still counting, now), tapi emang cuma satu pulau yang jadi pusatnya, yaitu pulau KJ. Nah... berikut adalah langkah-langkah yang sudah gw lakukan selama ini hingga akhirnya bisa terdampar di pulau eksotis nan tropis ini :

1. Jelaslah... sebelum melakukan segala sesuatu, tak lupa gw bertanya, minta wejangan dan berguru pada Mbah Google. Browsing segala sesuatu yg berhubungan dengan KJ itu wajib hukumnya. Jadi lo bisa tau gimana kesananya, nginep di mana, trus berguna banget buat ngitung budget. Secara gw nggak cukup kaya dan nggak cukup miskin untuk berlibur di pulau ini, jadi gw combine seluruh hasil pencarian gw dengan jumlah uang yang berhasil gw kumpulkan setelah bekerja keras di ladang (bo'ong deng).

2. Setelah mendapat informasi, lo harus tentukan niat dan bulatkan tekad untuk merealisasikan kunjungan ini. Lebih baik klo lo rencanakan dengan baik segala sesuatunya. Itu aja masih kurang buat yang baru pertama kali ke sini kaya gw.

3. Alhasil, lo gabungkan informasi dengan tekad tadi. Jadi lo udah harus menentukan kapan akan berangkat. Karena nggak semua musim baik untuk berlibur di sini. Musim hujan bisa dibilang musim yang agak rentan. Saran gw sih paling aman pergi bulan agustus kaya gw. Pas deh tuh... nggak ujan tapi nggak high season.

4. Tentukan dengan apa lo ke sana dan di mana lo akan menginap. KJ bisa dijangkau melalui Semarang atau Jepara. Masing2 kota tadi punya jadwal kapal penyebrangan sendiri. Gw nggak bisa kasih jadwal yang dari Jepara karena lagi rusak kapalnya. Tapi yang gw tau jadwal kapal dari Semarang tuh : Semarang - KJ : Sabtu jam 9 pagi
KJ - Semarang : Minggu jam 2 siang

Harga tiketnya 109.000 (pas gw naik entah kenapa jadi 105.000, agak tentatif kayanya mungkin ngikutin kurs dolar,hehhehe)

Kalo dari Jepara: Jepara - KJ : Rabu, jam 9
KJ - Jepara : Kamis, nggak tentu jd confirm pak djoko

Berarti kan lo harus ke Semarang atau Jepara dulu tuh... Nah kalo gw kan awalnya emang nyocokin jadwal sama kapal dari Jepara jadi dari Jakarta hari selasa. Berangkat ke Semarang dulu naik Kereta bisnis Fajar dengan tarif Rp 100.000, nyampe Semarang sore trus ke terminal. Dari situ, gw naik bis ke Jepara, it took about 2 hours. Jangan bayangin bisnya lebih enak dari Metro Jakarta deh, soalnya bis itu penuh banget dna penumpangnya gak abis2. hehehhee....
Karena kapalnya berangkat besok pagi jadi gw emang harus nginep dulu di Jepara. Unfortunately, i choose the wrong one. Soalnya kamarnya kacrut dengan kamar mandi yang super kacrut. Jadi gw sih recommend banget buat anda yang mengutamakan kenyamanan, berangkat lah dari Semarang. Kalaupun harus stay di hotel, pilihannya lebih banyak dan layak.hehehhe....

5. Nah, yang paling penting, lo harus pastiin dulu lo tidur dimana nanti. Bisa di resor mahal atau camping aja kalo emang mau into the wild. Gw nginep di Wisma Apung milik Pak Djoko dengan tarif Rp 100.000/mlm non ac (yang AC Rp 200.000). Kalo pernah liat brosurnya pulau Bora-Bora atau Mauritius yang ada gambar penginapan di tengah2 laut, yah... beda tipis deh ama Wisma Apung ini. Untuk booking tempat di sini lo bisa telp Pak DJ oko di nomor: 081325110999. Dia juga bisa ngasih tau info lebih tentang transportasi ke sana.

Akhirnya Nyampe Juga! Sialnya, kapal dari jepara itu abis mengalami kecelakaan dan masuk bengkel! Panik lah gw karena udah terlanjur terdampar di Jepara dan Pak Djoko baru ngasi tau. Untungnya doi ngasih jalan lain menuju KJ yaitu dengan menumpang kapal Nelayan. Gw bukan satu2nya tamu dia yang naik ke kapal itu, ada rombongan cowok dari Bandung dan Bule Spanyol yang nyasar di Kapal Nelayan milik Pak Jahidi (apa perlu gw kasih no hp doi?hehhehe) Emang sih ongkosnya jadi jauh lebih murah karena patungan, jatuhnya per orang bayar Rp 30.000. Tapi buat gw yang merasa nenek moyangnya bukan pelaut dan gak pernah naik kapal laut, 7 jam di tengah laut tanpa ujung bikin gw mabok. Padahal gw ngebayanginnya udah kaya kru kapalnya Jack Sparrow (kalo Johnny Depp kaptennya kayanya gw gak akan mabok deh), nyatanya terombang-ambing di antara ombak itu nggak enak banget rasanya. Mau gimana lagi? kan tujuan utama KJ jadi ya harus sampe sana hari itu juga. Asal tau aja, after tastenya naik kapal jauh lebih parah dari naik bajaj. Pas udah turun masih berasa banget goyangannya (dangdut kali...) Walaupun banyak jalan menuju Karimun, I suggest you not to take this way, ok!

Ketika sampai di penginapan gw lumayan amazed karena bangunan dari kayu itu emang di bangun di tengah laut, dari pelabuhan harus naik kapal nelayan (kali ini jaraknya deket banget jd gak papa) untuk menjangkaunya. Dan sebenernya sih bukan Floating Hotel (wisma apung) lebih tepatnya Middle Sea hotel. soalnya dia gak ngapung melainkan udah berpondasi kayu di laut yang nggak terlalu dalam. Sepenglihatan gw, penginapan ini adalah wisma paling enak dan layak dibanding yang ada di daratan Karimun, kecuali kalo dibandingin sama resort2 mahal yang tarifnya aja udah pake dolar ya... Setelah berkenalan dengan rombongan orang bandung itu akhirnya kita sepakat nyewa kapal bareng untuk keliling KJ dan snorkling. Maka dari itu, gw saranin banget kalo ke sini emang lebih baik rame2 karena harga sewa kapal sangat mahal untuk ditanggung sendiri. Kalau sewa kapal nelayan yang dinahkodai Mas Aris 350.000/ hari atau sewa kapal kaca 800.000/hari. Sehari itu lo bisa keliling kepulauan KJ sekaligus dapet guide untuk ngasi tau banyak hal tentang pulau2 itu.

Setelah kapal diparkir di tempat yang diduga bagus pemandangan underwaternya, baru deh kita pada nyebur untuk snorkling. Ini adalah kali pertama gw snorkling, gw baru tau kalo dunia bawah laut itu emang misterius dan keren banget. Kalo di jakarta biasa cuma liat ikan cupang, di sini banyak banget sodaranya Nemo (clown fish) dan ikan warna-warni yang selama ini cuma gw liat di discovery atau national geographic channel. Asyik menikmati alam laut tetap harus hati2 sama penjahat bernama bulu babi yang menurut gw lebih tepat dibilang bulu landak. Katanya kalo kena sih sakit dan bikin badan panas dingin. Gw beruntung sekalinya nyoba Snorkling langsung di tempat yang masih terawat dan bagus kaya Karimun ini. Kita memang harus menjaga alam laut untuk keseimbangan ekosistem dan kelangsungan acara berlibur kita.hehehehe....

Berhubung gw masih agak trauma untuk naik kapal lama2, di hari kedua gw memutuskan untuk gak kemana2. Menikmati apa yang ada di sekitar sekaligus unjuk kebolehan bakat memancing gw. Karena di wisma apung ini juga melihara ikan hiu, penasaran lah gw untuk menangkap ikan hiu. Bayangin aja, ikan hiu Cuy! Walaupun gw cuma nangkep pake jaring dan hanya berhasil menjebak hiu balita. tapi tetep aja, mau balita mau bayi namanya juga Hiu, gigi susunya udah ganas banget!

Nah...saran gw sih, karena di KJ itu nggak secanggih Jakarta. Di sini nggak ada minimarket apalagi supermarket. Yang ada cuma warung biasa jadi sebaiknya lo bawa persiapan makanan yang banyak. Pertama sih pas liat rombongan Enggat (cowok2 bdg tadi) bawa tas banyak, gw sempet heran. tapi ternyata mereka bawa 2 tas khusus makanan. Walaupun kita dapet makanan 3 kali sehari yang enak banget (i'm a seafood lover) dari wisma apung, kehendak untuk mengemil tetap gak bisa ditahan kan? Selain itu, makanan di sini jatuhnya mahal-mahal , coca cola kaleng aja bisa Rp 6.000. Jadi bawa kebutuhan logistik sebanyak2nya ya....jangan kaya gw yang males bawa barang banyak tapi ternyata di sini jadi lebih males lagi untuk ke daratan cari makanan.

Ini adalah hari terakhir gw, bentar lagi gw bakalan balik ke semarang naik kapal cepat (bukan kapalnya Jack Sparrow kaya kemaren.hehhe). Walaupun selama di sini gw kangen banget sama kamar kosan, liburan ke sini emang bener2 asik dan refresh pikiran banget. Tunggu apalagi kawan? Let's arrange your own island in the sun...!!!


Jumat, 22 Agustus 2008

TELL ME UR TOP 10 !!!

Most Romantic Songs

1. Just like heaven - The Cure or Charlotte Martin version
2. Maps - Yeah Yeah Yeahs
3. Ladies & Gentlemen we're floating in space - Spiritualized
4. Nobody does it better - 8mm
5. There is the light that never goes out - The Smiths or The lucksmiths version
6. Blue light - Bloc Party
7. Lack of Color - Death Cab for a cutie
8. Unravel - Bjork
9. Thirty three - Smashing Pumpkins
10. Lover's Spit - Broken Social Scene or Feist Version

Most Romantic Movies

1. Eternal Sunshine of the spotless mind
2. Before Sunrise & Before Sunset
3. Lost in Translation
4. Wicker Park
5. The X-Files
6. Science of Sleep
7. Good will hunting
8. Love me if you dare
9. Forrest Gump
10. A walk to remember (hahahha)

My 10 Muses

1. Sofia Coppola (Director)
2. Simone Du Beauvoir (Writer and Sartre's Intellectual partner)
3. Rivers Cuomo (Weezer frontman)
4. Ian Curtis (Joy Division Vocalist)
5. Michel Gondry (Director & Screenwriter)
6. Gus Van Sant (Director & Screenwriter)
7. Charlotte Gainsbrough (Stylish Singer)
8. Gadis Arivia (Feminist)
9. Donna Ferrato (Photographer with women perspective)
10. Dewi Lestari (writer)

The Coolest Man on Earth

1. Rivers Cuomo
2. Leonardo Dicaprio
3. Gael Garcia Bernal
4. Jason Pierce
5. Chris Carabba
6. Thurston Moore
7. Paul Dano
8. Emile Hirsch
9. Johnny Greenwood
10. Bart Simpson

Ayo..ayo....susun hal2 favorit lo....!!!

 
design by suckmylolly.com